Beberapa Tips Cara Menegur Rekan Kerja Yang Tidak Berkontribusi

Pastinya untuk kalian yang sedang bekerja di kantoran akan ada hal hal yang menjadi tantangan tersendiri untuk anda, seperti sifat rekan kerja yang pastinya akan berbeda satu sama lain sehingga membuat anda harus menyesuaikan diri.

Dan juga di kantoran banyak sekali pekerjaan yang memang mengharuskan anda bekerja bersama tim, jadi kesuksesan dan kegagalan dari pekerjaan tersebut merupakan tanggung jawab dari tim tersebut.

Walaupun itu pekerjaan tim, tapi masih saja banyak orang yang tidak berkontribusi dalam pengerjaan project tersebut, banyak sekali alasan yang membuat mereka tidak dapat berkontribusi untuk tim kita, pastinya kalian akan merasakan kesal dan ingin menegur mereka.

Nah dengan artikel ini akan memberikan kalian beberapa tips untuk menegur anggota tim yang tidak berkontribusi dengan baik, simak sampai habis yah.

1. Memilih waktu yang tepat untuk menegur

Hal yang pertama harus kalian lakukan ketika ingin menegur anggota tim anda yang tidak berkontribusi dengan baik adalah dengan memilih waktu yang tepat untuk menegurnya, hal ini dikarenakan tidak semua waktu menjadi waktu yang tepat untuk menegur mereka, anda harus dapat melihat kondisi dari teman tim anda tersebut, dan apabila pemilihan waktu anda tepat makan mereka nantinya akan menerima teguran anda dengan baik.

2. Menegur secara empat mata

Kemudian hal yang harus kalian lakukan ketika ingin menegur teman tim anda adalah dengan menjaganya ketika hanya sendang berdua saja, mungkin tidak banyak momen untuk dapat kalian berdua saja, mungkin anda dapat mengirim pesan kepada mereka untuk bertemu di suatu tempat, dengan begitu teman yang anda tegur tidak akan terasa malu dan hanya kalian berdua saja yang mengetahuinya.

3. Menggunakan kata yang benar

Memang pastinya anda akan kesal karena teman tim anda tidak berkontribusi dengan pekerjaan tim anda, tetapi apabila anda ingin menegur mereka pastikan pilihan kata anda sudah benar, jangan menggunakan kata kasar yang nantinya dapat melukai hati mereka,

Mungkin anda dapat menggunakan kata kata yang halus tapi tegas, agar mereka mengerti dan dapat menerima teguran tersebut dengan baik dan membuat mereka akan berkontribusi pada pekerjaan tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.